Memimpin diri berarti meniadi manusia merdeka, bebas, tidak diatur dan dikendalikan oleh orang lain; mampu mengatur diri sendiri, tidak diatur oleh trend atau kebiasaan di sekelilingnya. Namun, ada banyak orang yang lupa untuk memimpin diri, terutama anak-anak seumuran kamu. Mereka tidak sadar bahwa hidupnya dipimpin oleh orang lain, trend, dan keadaan di luar dirinya, bukan dipimpin oleh diri sendiri.
Pada saat kamu dipimpin orang lain, kamu sama saja sedang dijajah, diha- Ketika kamu dipimpin langi untuk melakukan apa pun yang kamu mau. orang, kamu secara sukarela diatur oleh kemauan orang lain. Kenapa banyak orang mau dipimpin oleh orang lain? Kenapa mereka tidak mau memimpin diri sendiri? Padahal, dipimpin orang lain itu tidak enak, bahkan merugikan dan membahayakan. Orang yang tidak memimpin diri sendiri akan menjadi alat kepentingan orang lain. Kalau orang yang menyuruhmu itu orang baik, kamu pun akan baik. Bagaimana bila orang yang menyu- ruhmu itu bukan orang baik-baik?
Buku ini akan menceritakan semua cara bagaimana memimpin diri sendiri untuk meraih prestasi, mulai dari bagaimana menjadi manusia merdeka, mengondisikan keadaan kritis sampai langkah-langkah agar hukum-hukum kehidupan dapat bekerja mendukung kesuksesan yang kita impikan (semesta mendukung/mestakung).

