Studi hubungan internasional (HI) telah berkembang menjadi salah satu disiplin ilmu yang paling dinamis dan reflektif dalam ilmu sosial modern. Di tengah perubahan tatanan global yang semakin kompleks—ditandai oleh persaingan kekuatan besar, interdependensi ekonomi, transformasi teknologi, fragmentasi identitas, hingga munculnya isu-isu nontradisional, seperti lingkungan, gender, dan keberlanjutan—kebutuhan akan pemahaman teoretis yang komprehensif menjadi semakin mendesak. Teori bukan sekadar perangkat konseptual, melainkan kerangka berpikir yang memungkinkan kita menafsirkan, menjelaskan, dan merumuskan respons atas fenomena internasional yang terus berubah.
Buku Teori-Teori Hubungan Internasional: Dari Klasik Hingga Kontemporer hadir sebagai panduan komprehensif beragam perspektif teoretis dalam studi HI. Buku ini tidak hanya menyajikan perkembangan pemikiran, tetapi juga dialog, perdebatan, dan persilangan epistemologis di antara berbagai tradisi pemikiran yang membentuk disiplin ini.
Disusun sebagai bahan ajar berbahasa Indonesia yang deskriptif, analitis, dan kritis, buku ini ditujukan bagi mahasiswa, akademisi, serta praktisi kebijakan luar negeri dan pertahanan. Selain untuk memahami dasar-dasar teoretis fenomena global, buku ini mengajak pembaca untuk menyadari bahwa tidak ada teori yang sepenuhnya komprehensif, sekaligus mendorong sikap reflektif dan kritis dalam memahami fenomena internasional kontemporer.

